Februari 25, 2014

Gagal? Move On Dong... #2

Assalamu'alaikum People...!

Di postingan kali ini, saya akan berbagi mengenai kisah kegagalan saya yg kedua. Nah, kali ini mirip dgn postingan di Gagal? Move On Dong #1. Apa ya itu? Kalau di GMOD #1 itu mengenai kegagalan saya dalam perlombaan model muslimah. Di GMOD #2, juga sama yaitu kegagalan saya dalam perlomabaan fashion show muslimah hohoho... Entah kenapa saya emang senang dengan dunia modelling, mungkin karena waktu kecil saya juga pernah ikut lomba model. Jadi, pas udah besar makin ketagihan. Kayaknya emang passion saya di modelling kali ya.

Langsung aja ke cerita inti ya, begini ceritanya...

Lomba fashion show ini diadakan oleh Hijabersmom Community Pontianak yg merupakan perkumpulan para wanita berhijab yg udah punya anak (alias 'mommy'). Lomba ini diadakan 26 Januari 2014 lalu. Kenapa saya tertarik ikutan? Waktu itu hanya iseng, cuma karena saya orangnya nekad jadi saya daftar aja. Waktu itu star guest-nya Wardah Brand Ambassador yaitu Inneke Koesherawati, jadi saya makin semangat buat ikutan.

Cuma saya bingung gimana buat daftar lomba ini, soalnya saya gak tau daftarnya dimana. Jadi, saya coba cari" di facebook-nya Hijabersmom Community siapa tau ada info mengenai pendaftarannya. Eh, sekali di cek ternyata udah hari terakhir pendaftaran. Saya cepet" sms contact person-nya dan langsung ke tempat pendaftaran. Tapi, ternyata harus di audisi dulu siapa yg bisa masuk jadi grand finalist-nya. Pas audisi, diharuskan memakai baju atasan putih. Karena saya taunya dadakan, saya langsung comot baju pokonya yg warna putih. Alhasil, saya kayak anak SMA hehehe. 

Setelah siap, saya langsung ke tempat audisi. Weeeewwww, pesertanya pake ada yg pake dress trus udah make-up dari rumah. Lah, kalau saya kayak anak SMA, waduh malu"in sebenernya. Tapi, saya pede aja. Terusss, ada peserta lain yg nanya "SMA mana dek?", jleb deh. Nah, kan dikatain kayak anak SMA.

Singkat cerita, tiba giliran saya untuk catwalk di atas panggung. Penampilan saya cukup memuaskan walau agak aneh dengan tampilan anak SMA hahahah. Pas udah selesai, saya langsung disuruh untuk gladi resik minggu depannya. Yeay! Berarti saya lolos audisi! hohoho...

Seminggu kemudian di tanggal 26 Januari 2014...

Ini nih yg buat rempong, harus ke salon pagi" buat dandan. Sebenernya saya paling malas dandan di salon, lebih enakan didandanin tapi gak ke salon. Tapi, apa boleh buat karena tidak ada yg mendandani saya, terpaksa pergi ke salon. Rempong ciiiiinnn!

Pas udah di salon, langsung deh eke di dandanin. Trus, hijabnya juga di modelin gitu, Tapi, sebenernya saya kurang puas dengan model hijabnya. Saya pun merasa kurang pede. Tapi, gak enak juga kalau mau protes dengan mba" salonnya. Ya udah pasrah pokonya.

Setiba di tempat perlombaan...

Lucunya, saya pake pergi pake motor ke tempat perlombaan. Kebetulan, lombanya diadain di Aula Bank Indonesia Pontianak lantai 4. Nah lo, peserta lain pada pake mobil hahahaha. Tapi gapapa ini namanya perjuangan! Pas udah di bank nih, kan lombanya di lantai 4 tu, jadi ceritanya kan di bank ada lift. Tapi, karena saya katro gak pandai pake lift, saya naik pake tangga sampe ke lantai 4. Bisa di bayangkan pake dress tapi naik tangga? hahahaha jangan di tiru yah...

Pas udah sampe, saya ketemu dengan peserta lain yg tak kalah rempongnya kayak saya. Eh, ada ibu" minta foto bareng sama saya. Asik! Udah kayak artis hohoho

Singkat cerita...

Tibalah detik" yg paling ditunggu. Dalam hati, saya gak pede catwalk dengan dandanan kayak gini, but the show must go on. Satu demi satu nama peserta dipanggil untuk fashion show. Saya dapat urutan nomor 14. Lumayan jauh la.

Dag-dig-dug...

Peserta nomor 14 atas nama Helen Cintiyawati...

Bismillahirrohmanirrohim...

It's the time!

Selama satu menit saya catwalk dihadapan para penonton. Lumayan deg"an tapi bisa diatasi. Blocking-nya lumayan dapet tapi kurang memuaskan karena waktunya cuma dikasi 1 menit buat catwalk. Yang paling saya suka pas catwalk, ada banyak photographer di depan panggung yg motret". Wuhihihiiii kayak seleb beneran!

Akhirnya catwalk dari semua peserta selesai. Alhamdulillah. Tinggal nunggu pengumuman pemenang. Lagi" saya gak terlalu berharap untuk menang karena kalau terlalu banyak berharap tapi gak menang nanti yg ada malah kecewa. Sambil nunggu pengumuman ada bintang tamunya, Inneke Koesherawati. Subhanallah, cantiiiiiiiik banget ternyata aslinya. wajar kalau dia jadi Wardah Brand Ambassador.

Pengumuman pemenang...

Ini waktu yg ditunggu oleh semua peserta fashion show. Saya pasrah sudah hohoho. Kalau menang alhamdulillah, kalau gak menang lain kali coba lagi ^_^

Dan.......

Juara ketiga......bukan saya...
Juara kedua......bukan saya juga...
Juara pertama........emang bukan saya...

Nah kan, gak menang hiks...hiks...*tisu mana tisu. 

Walau gak menang, saya senang bisa ikut lomba ini. Pelajaran yg bisa diambil dari pengalaman ini adalah saya belajar untuk berkorban demi sesuatu yg saya inginkan walau hal itu belum saya dapatkan. Saya juga belajar bagaimana menghargai kemenangan orang lain walau sebernya kepengen menang juga si hohoho. Trus, saya belajar untuk selalu bersyukur dan berpikir positif atas apa yg terjadi dalam hidup saya. 

Sekian GMOD #2 hari ini, semoga dibalik kegagalan atau kata yg lebih tepat 'belum beruntung' akan ada hal yg luar biasa nantinya. Don't give up ladies!


Wassalamu'alaikum ^_^


Februari 24, 2014

Muhammad Assad's Profile

Assalamu'alaikum People...!


twitter.com
Sesuai janji saya di postingan sebelumnya, saya akan mengulas tentang my favourite author yaitu profil dari Muhammad Assad yg merupakan penulis dari buku Notes From Qatar. Nih fotonya ada disebelah. Kece mamen ^_^, tapi sayang udah nikah *apa hubungannya...

Nah, pria bertubuh atletis yg sekilas mirip Ustad Felix Siauw ini lahir di Jakarta, 16 Januari 1987. Assad penah bersekolah di Al- Azhar Jaka Permai, lalu lanjut ke sekolah MAN Insan Cendekia Serpong yg merupakan sekolah yg didirikan oleh mantan residen RI, Prof. Dr. Eng. BJ. Habibie. Setelah tamat dari sekolah ini, Assad melanjutkan studi S1 di University of Technology of Petronas, Malaysia di bidang Business Information dengan beasiswa penuh dari Petronas. 

Setelah lulus S1 dengan predikat cum-laude (first-class student honours), pria yg hobi main basket ini juga pernah mendapat 3 penghargaan saat kelulusan di tahun 2009, yaitu 'Rector's Gold Award', 'The BEst International Student Award', dan 'Chancellor Award', penghargaan tertinggi dari universitas yang diberikan langsung oleh mantan perdana Menteri Malaysia, Tun Dr. Mahathir Mohamad.

Setelah itu, Assad melanjutkan pendidikan S2-nya di dalam bidang Islamic Finance di Qatar Faculty Islamic Studies (QFIS) - member of Qatar Foundation, Doha, dengan predikat summa cum-laude dan mendapat beasiswa penuh dari Emir Qatar, His Highness Sheikh Hamad bin Khalifa Al-Thani.

Pada akhir Januari 2011 lalu, buku pertamanya Notes From Qatayg berisikan kisah"nya selama di Qatar yg di ambil dari blognya www.muhammadassad.wordpress.com dan dalam waktu kurang dari 2 bulan sudah menjadi National Bestseller *yeay tepuk tangan!

Pria yg hobi menulis ini, sejak tahun 2008 hingga 2011, blognya sudah dikunjungi lebih dari 400.000 0rang. Bagi Assad, menulis adalah salah satu cara paling efektif dalam menyampaikan gagasan dan pendapat kepada orang lain. Hebatnya lagi tulisannya cukup sering dimuat di berbagai media cetak nasional.

Saat ini, Assad aktif sebagai entrepreneur, menjadi President Director dan Co-founder dari Sidra Nusantara Group Ltd., perusahaan berbasis di Qatar yg didirikan bersama Muhammad Kamaluddin dan Faisal Al-Muraikhi yg bergerak di bidang perdagangan eksport-import, investasi, dan keuangan.



Assad's Wedding


Assad juga sering diundang sebagai pembicara atau perwakilan Indonesia di berbagai forum dan konferensi intenrasional dalam bidang ekonomi syariah, entreprenuership, dan kepemudaan. Beberapa diantaranya: World Leadership Conference di Singapura, Asia Pacific Education Conference di Thailand, UNESCO Asian Youth di Korea Selatan, Islamic Finance Conference di Qatar, dan G20 Youth Summit di Perancis.

Luar biasa penulis muda ini yg sudah berhasil mencetak berbagai prestasi yg membanggakan. Semoga saya bisa mengikuti jejak langkahnya. Sekian ulasan profil penulis kece, badai, halilintar ini. He's very inspiring!

Wassalamu'alaikum ^_^


*source: Notes From Qatar 2


Mengupas Buku Notes From Qatar 2 by Muhammad Assad

Assalamu'alaikum People...!


Kali ini saya kepengen mengupas tentang buku favorit saya yg berjudul Notes From Qatar 2. Udah tau penulisnya belom? Nama penulisnya adalah Muhammad Assad. Nanti saya akan bahas tentang profil penulisnya di postingan selanjutnya hohoho

Nah, dari judulnya aja pembaca udah bisa menebak kalau buku ini menceritakan tentang apa yg terjadi di Qatar. Kenapa saya bisa dapat buku ini? Apa ini sebuah kebetulan hohoho...Ceritanya saya sering minjem buku di perpustakaan daerah. Saya lebih suka minjem dari pada beli si hehe *lebih suka barang gratisan maksudnya... Entah kenapa pada saat itu, saya kepengen baca buku yg bertemakan Islam. Saya langsung menuju rak" buku Islami. Setelah sekian lama memilih" buku...eeeh ketemu buku Notes From Qatar 2. Setelah saya liat isi bukunya, saya langsung tertarik untuk minjem ni buku karena isi dari buku ini mengisahkan tentang hal" ajaib dari SEDEKAH! Wow! It's a truly amazing! 


Nih dia bukunya...



Selain itu, yg membuat saya tertarik adalah terdapat Mentor's Note dari orang yg saya kagumi, yaitu Ustad Yusuf Mansur. Langsung deh saya comot bukunya dan saya pinjem. Tak hanya dari Ust. Yusuf mansur, tapi ada juga Mentor's Note dari orang" penting lainnya, seperti, Dr. Tanri Abeng, MBA yg merupakan Chairman, Executive Centre for Global Leadership sekaligus Mantan Menteri Negara BUMN, Anies Baswdean, Ph.D., Rektor Universitas Paramadina, Anindya N. Bakrie, pengusaha sekaligus Wakil Ketua Umum Kadin, dan terdapat kata pengantar yg spesial dari Her Highness Sheikha Moza bint Nazzer yg merupakan First Lady of Qatar (Chairoerson of Qatar Foundation). Wow, hebat banget ya penulisnya bisa dapetin kata" sambutan dari orang" penting.

Dalam buku ini, kisah" keajaiban sedekah tersebut terdapat pada bagian #SSS yang ada di buku ini. Apa yah #SSS itu? #SSS ini kepanjangannya Sedekah Super Story. Ada banyak kisah" menarik dari pengalaman orang" tentang sedekah yg membuat mata saya gatal untuk membacanya hoho...Ini dia daftar #SSS yg ada dibuku ini:
  1. #SSS: Dream Comes True: Paris I'm Coming!
  2. #SSS: Dibalas Kontan 30x Lipat!
  3. #SSS: Dapet Motor Gratisss!
  4. #SSS: Beasiswa yang Tidak Disangka-sangka!
  5. #SSS: VIP Ticket Concert for Free!
  6. #SSS: Menang Doorprize Rumah!
  7. #SSS: Menjadi Juara Kompetisi!
  8. #SSS: Ketagihan Keajaiban Sedekah!
  9. #SSS: Pekerjaan Datang Begitu Mudah!
  10. #SSS: Memuluskan S2 ke Jerman!
  11. #SSS: Bisnis Showroom Mobil Terwujud!
  12. #SSS: Impian Naik Haji Terkabul!
Nah, ada 12 #SSS di buku ini yg membuat saya takjub akan keajaiban sedekah! Tapi, buku ini tak hanya bercerita mengenai kisah" ajaib sedekah dari orang" berbagai kalangan, tetapi juga mengisahkan tentang perjalanan & kisah" menarik yg pastinya tentang sedekah yg memudahkan hidupnya dari Muhammad Asssad penulis selama di Qatar. 

Bagi yg belum yakin tentang ajaibnya sedekah, let's read this book guys! This book is very recommended deh!

Sekian ulasan buku favorit saya kali ini. Semoga semakin rajin membaca ^_^

Wassalamu'alaikum...

Februari 23, 2014

Amazing Day with @felixsiauw

Assalamu'alaikum People...!

Hari ini saya mau share mengenai kegiatan yg saya ikuti...tapi saya mau pamer foto" dulu" yah hoho














Nah, ini merupakan seminar "Ama2ing October" yg diadain di Auditorium Politeknik Pontianak. Seminar ini sangat spesial bagi saya karena pembicaranya merupakan Ustad muda yg berdarah Tionghoa. Berarti dia mualaf dong? Yup...beliau mualaf, hebat kan? Di seminar ini, ustad berkulit putih tersebut membahas tentang "How to Master Your Habit" alias "Bagaimana Cara Menguasai Kebiasaan". Kok menguasai kebiasaan ya? Emang harus gitu kebiasaan dikuasai? 



Dari hasil pembelajaran saya dari seminar ini, kebiasaan itu emang harus dikuasai oleh diri kita sendiri. Jadi, diri kita yg mengatur kebiasaan, bukan kebiasaan yg mengatur kita. Contohnya, kalau kita udah kebiasaan bangun jam 5 pagi tanpa ada niat untuk bangun lebih awal supaya bisa sholat subuh, maka tubuh kita akan otomatis bangun jam 5 oagi tiap hari. Tapi, kalau kita memaksa diri kita untuk bangun jam 3 pagi supaya bisa sholat tahajud, maka tubuh kita akan mulai untuk mengikuti apa yg kita perintahkan. Karena kalau emang niat, maka bangun awal pun bisa terwujud dan menjadi sebuah kebiasaan yg baik bagi kita. 



Contoh yg lain lagi, saya saring dari apa yg dikatakan Ust. Felix kalau kita pengen menulis menjadi kebiasaan kita, maka paksa diri kita untuk tetep menulis. Menurut saya, memaksa diri untuk melakukan hal" yg baik itu tidak masalah daripada kita terbiasa melakukan kebiasaan yg tidak menghasilkan apa". Nah, jadi kata om Felix, kalau mau jadi penulis, maka rajin"lah menulis, minimal dari diary atau bahkan blog. Kalau saya lebih suka nulis di blog dibanding di buku diary hehe. Jadi, saya paksa diri saya untuk tetep menulis tiap 1 minggu mulai dari sekarang supaya menulis menjadi kebiasaan bagi saya.



Dari seminar ini, saya senang sekali bisa hadir demi mengubah kebiasaan yg itu" aja menjadi kebiasaan yg produktif. Saya jadi nge-fans dgn Ust. Felix karena gaya bicaranya yg asik, terus beliau itu cerdas banget, & kritis pemikirannya. Saya jadi termotivasi seperti beliau untuk bisa menjadi penulis & pembicara hohoho..


Nih saya foto bareng Ust. Felix Siauw...





Sekian postingan saya kali ini, sebenarnya ini latepost si cm baru di posting sekarang hehehe. Semoga kita istiqomah dalam mengubah kebiasaan yg itu" aja menjadi luar biasa amin...

Wassalamu'alaikum ^_^

Februari 15, 2014

Gagal? Move On Dong... #1

Assalamu'alaikum peopleee...!

Barusan udah ngeblog, eh ngeblog lagi hahaha...
Lagi pengen bahas kegagalan nih. Temen" ada yg pernah gagal blom? Atau seumur hidupnya beruntung trus? Saya yakin, kita semua pernah mengalami kegagalan dalam hidup alias tidak selamanya mujur trus yah hidupnyah, hoho.

Sebelumnya, udah pada tau belom definisi 'gagal' itu apa? Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gagal: tidak berhasil; tidak tercapai (maksudnya). Nah, jadi intinya gagal itu tidak berhasil mendapatkan apa yg kita pengen. Mungkin, teman" ada yg pernah ikut lomba tapi gagal menjadi pemenangnya yah. Nah, Saya mau cerita nih tentang kegagalan saya dalam perlombaan model. Januari lalu, saya ikut model hunt. Gaya banget yah saya pake ikut lomba model segala, ahahaha. Di model hunt tersebut, sesi pertama adalah sesi photoshoot. Saya sih paling demen foto" karena emang udah naluri wanita yah ga bisa liat kamera haha, pengennya difoto melulu deh.

Nah, saat sesi photoshoot, saya didandani secantik mungkin deh dari tim Wardah. Trus, hijabnya juga di model"in gitu ada bunganya. Jadi kayak taman deh eke bo'. Singkat cerita, tiba giliran saya untuk sesi pemotretan, *udah kayak seleb aja nih hihihi. Saat difoto, entah kenapa saya grogi. Padahal, saya udah sering foto". Saya jadi bingung mau gaya apa. Alhasil, gayanya ala kadarnya aja & kaku. Saya cukup kecewa waktu itu karena saya merasa kurang puas atas kinerja saya *eleh kinerja, bahasanya...

Abis sesi pemotretan, saya langsung pulang deh. Sedikit berharap kalau saya bisa lolos tahap pemotretan ini & harus menunggu satu bulan lagi untuk hasil pengumumannya. Saya tak ingin berharap banyak takut nanti malah kecewa, kan lebih baik berharapnya sama Allah aja bukan manusia ya gak? 

Selama menunggu, saya jadi sering buka facebook siapa tau foto saya udah di post. Kalau ga salah, sekitar satu minggu setelah pemotretan, hasilnya udah jadi. Foto saya udah di post di facebook dan di tag ke saya. Wah, dalam hati saya merasa ga pede karena gaya saya kaku banget. Tapi ya udah, saya pasrah aja. Menang ga menang yg penting udah usaha. 

Ga taunya temen" saya banyak yg ngasi jempol dan ngasi komentar. Temen" saya pada bilang cantik. Trus, ada yg bilang saya cantik kayak bidadari. Hualaaahh, bidadari men, yg ada bidadari yg kayak saya ahahaha. Kaget juga saya dikatain kayak bidadari hihihi. Emang mirip bidadari sih :D

Nih bidadari hihihi...


Kok jadi ngomongin bidadari sih, balik lagi ke permasalahan. Nah, dari 30 komentar dan 34 jempol, saya jadi merasa lebih pede walaupun tetep ga berharap bisa menang karena peserta yg lain juga fotonya bagus & cantik" banget. 

Singkat cerita, sebulan kemudian, tepatnya tanggal 13 Februari 2014 kemarin, saya di-sms oleh adminnya kalau 20 Top Semifinalists udah diumumin di website. Wah, saya jadi dag-dig-dug-der deh. Pas kebetulan saya lagi ngajar, jadi ga konsen deh ngajarnya pengen cepet pulang buka laptop. 

Sehabis ngajar, saya cepet" pulang. Sampai dirumah, saya langsung buka laptop & cek website-nya. Sambil pejam mata nih ngeliatnya. Eh, emang bisa ya ngeliat sambil pejam mata? hahaha.

Tau gak hasilnya gimana?

Ternyata saya.......tidak lolos 20 Top Semifinalists. Yah, kecewa, galau, frustasi, ingin bunuh diri *ambil parang, hahaha lebay deh saya. Saya ga lolos ni pemirsa :(. Cukup sedih si padahal saya kepengen banget jadi model hijab gitu tapi emang dari awal saya ga terlalu berharap jadi bisa move on lagi deh dari kesedihan yg mendalam *hiks..hiks..tisu mana tisu.

Saya yakin Allah SWT punya rencana lain buat saya. Cuma saya belum tau aja apa rencana indahnya. Semoga memang indah :D. Nah, dari sini, saya belajar mengenai kegagalan. Saya gagal mendapat apa yg saya pengen walaupun udah berkorban Rp. 150.000,00 buat biaya pendaftaran. Namanya juga kalo pengen sesuatu harus berkorban ya gak? Saya belajar bersikap dewasa, ga update status galau, tetep makan 3 hari sekali, tetep mandi 2 hari sekali, dan tetep tersenyum semanis"nya, nih..nih..liat :D manis kan? hohoho. Kali" aja Allah berencana saya yg gantiin Inneke Koesherawati jadi Wardah Brand Ambassador hehehe.

Nah, buat temen" yg pernah gagal, khususnya dalam perlombaan, ga usah sedih yah. Dalam Al-Fushilat, ayat 30-31, Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: "Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; didalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta."

Allah aja nyuruh kita agar ga usah sedih. Namanya juga kompetisi jadi wajar kalau cuma satu orang yg menang & banyak yg belum beruntung. Kalau ada kesempatan nanti coba lagi dan yakinlah Allah udah ngerencanain suatu hal yg memang luar biasa buat kita yah. Semangat! 

Semoga ada hikmah yg bisa diambil dari pengalaman saya ini ^_^, 

Wassalamu'alaikum...

The Miracle of Giving! #1

Assalamu'alaikum people...!

Hari ini saya mau share cerita tentang The Miracle of Giving alias Keajaiban Sedekah. Udah pada tau belom pelopornya siapa? Hayo siapa bisa jawab? Pelopornya yaitu Ustad Yusuf Mansur. Kalau saya sering banget nonton tausiah beliau di youtube. Asik banget cara beliau nyampein materinya.


Selain itu, saya juga lagi baca buku yg berjudul Notes From Qatar 2 karya Muhammad Assad. Udah pada baca belom bukunya? Coba deh dibaca. Dibuku ini ada kumpulan" cerita tentang keajaiban sedekah dari orang" yg udah ngerasain sedekah. Ada yg dapat rumah, dapat uang tunai bejuta", bisa pergi ke luar negeri, dan banyak lagi. 


Kayak gini nih bukunya....



Nah, sekarang giliran saya yg mau cerita tentang keajaiban sedekah yg saya alami sendiri. Ini bukan bermaksud buat riya' tapi sebagai motivasi buat temen" yg mungkin masih meragukan keajaiban sedekah.



Begini ceritanya...



Saya merupakan seorang guru privat SD. Saya mulai menjadi guru privat udah sebulan. Alhamdulillah, saya mendapat Rp. 200.000,00 dari hasil mengajar saya. Ini merupakan gaji pertama saya dan saya senang bukan main.



Lalu saya mulai memikirkan mengenai apa yg dikatakan Ust.Yusuf Mansur dan Muhammad Assad mengenai sedekah. Saya putuskan agar gaji pertama saya ini saya sedekahin. Kebetulan, saya bergabung di suatu komunitas sedekah. Jadi, saya bertekad untuk pergi ke bank dan mentransfer gaji pertama saya, yg pastinya saya baca bismillah dulu semoga Allah SWT mengabulkan doa saya.



Beberapa minggu setelah saya bersedekah, saya diharuskan membayar uang Micro Teaching sebesar Rp. 450.000,00. What? Baru aja selesai daftar ulang semester, udah disuruh bayar lagi?? *Micro Teaching itu merupakan mata kuliah yg dimana mahasiswa prakter mengajar dengan cara mengajar teman" satu kelas sebelum terjun langung kesekolah".



Nah, dari kabar ini, saya galau karena uang saya udah habis karena gaji pertama udah disedekahin. Lalu pada hari itu juga, saya memohon sama Allah SWT agar saya bisa bayar uang Micro Teaching. Saya berdoa selama satu harian itu agar diberi kemudahan. 



Besok paginya, sekitar jam 8 pagi gitu, saya di sms oleh tante saya kalau saya disuruh kerumahnya. Saya langsung kerumah tante saya setelah pulang dari kampus. Eh, ternyata tante saya mau ngasi uang Rp. 500.000,00 buat saya sendiri katanya. Ya ampun, saya jadi senyum" sendiri padahal baru aja kemarin saya minta uang sama Allah, eh besoknya langsung dikasi. Alhamdulillah, luar biasa emang pertolongan Allah ini. 



Ini cerita pertama saya tentang sedekah, semoga menginspirasi. Ternyata emang janji Allah itu bener kalau sedekah bisa membeli apa yg kita inginkan :D



Wassalamu'alaikum...


Februari 09, 2014

Pernikahan yang Indah

Kapan aku bisa menikah?
Memakai gaun panjang nan anggun bak bidadari...
Mengagumi cincin emas yang berkilauan di jari manisku yang mungil,
Ingin sekali ku merasakan rasanya jadi pengantin,
Menjadi seorang putri dari kerajaan yang dijemput oleh sang pangeran untuk tinggal bersama,

Ku ingin menikah...

Tapi ku tak tau kapan.